Warga Hualoy-SBB Kembali Sambut Malam Lailatul Qadar Dengan Membaca Al-Qur’an 990 Juz

BERITAMALUKU.COM, Piru – Masyarakat Negeri (Desa) Hualoy, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, kembali menggelar kegiatan Mae Ku Posopuru (Mari Mengaji) atau pembacaan kitab suci Al-Qur’an di malam Lailatul Qadar. Mereka membacakan 30 juz Al-Qur’an, yang dikhatamkan sebanyak 33 kali atau 990 juz sekaligus doa bersama kepada Palestina.

990 juz atau 33 kali khataman ini hanya ditempu dalam waktu semalam, yakni di malam 27 Ramadhan, tepat 6 April 2024. Peserta yang terlibat dalam hajatan akbar ini, diantaranya warga desa Tomalehu dan Latu, terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan.

Pembacaan Al-Qur’an ini tidak saja melibatkan warga Hualoy yang ada di kampung halaman mereka, namun juga di perantauan, seperti Ambon Maluku, Jayapura Papua, Makassar Sulawesi dan Jakarta. Selain itu juga menghadirkan beberapa hafiz.

Giat kegitaan ini sudah menjadi kali keempat, yang dimulai pada 2021 lalu. Titik kegiatan difokuskan di pelataran Masjid Zainal Abidan dan Lawataka Negeri Hualoy, Masjid An-Nur Tomalehu, Taman Pengajian Al-Qur’an (TPK) dan sejumlah ruas jalan utama. Kegiatan di mulai sekira pukul 13.30 dan berakhir pada 03.30 WIT.

Ketua Panitia, Kabir Mahulau mengatakan, kegiatan Mae Ku Posopuru atau Mari Mengaji yang bertemakan Bumi Cinta 4 ini, selain untuk menyambut malam Lailatul Qadar, juga meningkatkan minat dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an yang merupakan pedoman hidup umat muslim.

“Tujuannya agar mengajak masyarakat mencintai Al-Qur’an dan memberikan edukasi bagi generasi muda di ketiga Negeri, yakni Hualoy, Tomalehu, dan Latu, sekaligus mempererat tali silaturahmi, serta menjdi panutan untuk masyarakan maluku pada umumnya,” kata Kabir kepada wartawan, Sabtu (6/4/2024).

Mahulau, terdapat 26 kelompok yang tersebar pada beberapa titik, yakni 10 kelompok untuk peserta laki-laki, sementara 16 lainnya adalah perempuan.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyaraka Hualoy dan yang ikut terlibat dalamnya bisa lebih mencintai Al-Qur’an lagi. Serta kegiata Mae Ku Posopuru ini bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.(*)

Komentar