Kasus Pencurian Ternak Sapi di Tanah Goyang-SBB Masih Penyelidikan, Polisi Sudah Periksa 6 Saksi

BERITAMALUKU.COM – Pihak Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat (SBB), masih terus mendalami kasus pencurian ternak sapi di Dusun Tanah Goyang, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, SBB, Maluku.

Alhasil, sudah ada enam orang yang diperiksa sebagai saksi oleh polisi dalam kasus tersebut.

Hal diungkapkan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres SBB,  Iptu Irwan, kepada berita-maluku.com, Selasa (31/1/2023).

“Ada sekitar enam orang yang diperiksa sebagai saksi,” singkat Iptu Irwan, Selasa siang.

Dirinya juga tidak mengungkapkan nama atau inisial saksi yang diperiksa.

Serta, pemeriksaan saksi tersebut terkait apa saja.

Dia menjelaskan, saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan, dan tengah dilakukan pemanggilan saksi-saksi.

“Terkait kasus pencurian sapi kita sudah lakukan penyelidikan, namun terdapat beberapa kendala dari keterangan saksi, sebab saksi yang disampaikan dalam fakta pemeriksaan orangnya tidak berada di tempat, sehinga kita masih terus melakukan penyelidikan,” jelasnya.

Kemudian, kasus tersebut juga belum dapat dinaikan ke penyidikan, dengan alasan masih mengungpulkan bukti-bukti.

“Kasusnya belum bisa dinaikan ke penyidikan karena belum cukup bukti,” ujar Irwan.

Dirinya menegaskan, pihaknya akan terus berusaha, sampai masalah tersebut secepatnya dapat titik terang.

“Saat ini tim Opsnal kami masih terus mencari saksi dan alat bukti, sebagai petunjuk lainnya yang bisa buat terang perkara ini,” tegasnya.

Diketahui, maraknya pencurian sapi di  Dusun Tanah Goyang, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, SBB, pada beberapa waktu lalu.

Sehingga, warga minta aparat kepolisian bertindak cepat, agar pelaku pencurian itu segera ditangkap, karena sudah meresahkan warga sekitar.

Salah seorang warga, La Dani (33) menyatakan, terhitung sejak Januari 2022 hingga kini, sudah hampir 30 ekor sapi yang hilang, termasuk sapi miliknya.

“Sapi saya dan warga lainnya sering hilang dicuri orang, jadi kita sudah buat Laporan Polisi (LP) di Polres SBB, dengan nomor : STTL/ 110/ VI/ SPKT/ Polres SBB,” ungkap Dani.(*)

Komentar