BERITAMALUKU.COM,Namlea – Masyarakat Desa Pasir Putih, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Maluku, merasa dibohongi oleh pihak Kantor Pelayanan (KP) PLN Air Buaya.
Kepada awak media, Muhammad Saiful Rania mengungkapkan, bahwa warga Desa Pasir Putih dijanjikan hari ini akan dilakukan perbaikan kabel yang putus, nyatanya pihak PLN Air Buaya sama sekali tidak datang.
“Padahal masyarakat semua sudah siap bantu PLN Air Buaya untuk kerja, tapi kita tunggu sampai sore hari pihaknya tidak hadir dan tidak ada kabar sama sekali,” ungkap Saiful kepada berita-maluku.com, Jumat (14/11/2025).
Dia meminta agar pihak PLN Air Buaya untuk tidak berikan harapan palsu kepada masyarakat, karena semua sudah berharap listrik bisa cepat kembali normal.
“Besar harapan kita yaitu masalah pemadaman listrik secepatnya diselesaikan, dan pihak PLN Air Buaya harus tanggunggjawab,” harap Saiful.
Terkait proses perbaikan yang tertunda, Kepala KP PLN Air Buaya, Vandy Damara saat dikonfirmasi, meskipun pesan whatsapp sudah terbaca, namun dirinya belum memberikan respon.
Diberitakan sebelumnya, terjadi pemadaman listrik selama empat hari di Desa Pasir Putih, sehingga masyarakat menilai pelayanan PLN Air Buaya tidak maksimal.
“Kabel PLN penyebrangan ke Desa Pasir Putih putus, akibatnya listrik padam sudah empat hari,” ungkap salah satu warga, Muhammad Saiful Rania (30), kepada berita-maluku.com, Rabu (12/11/2025).
Dijelaskan, kejadian terputusnya kabel penyeberangan atau kabel induk menuju Desa Pasir Putih pada 9 November 2025 kemarin sekitar pukul 13.00 WIT.
Kemudian, hingga Rabu 12 November 2025 kabel tersebut belum juga diperbaiki. Sejauh ini belum ada tindakan dari pihak PLN ULP Air Buaya, meskipun kejadian tersebut sudah dilaporkan.(*)
