BERITAMALUKU.COM,Namlea – Pihak Kantor Pelayanan (KP) PLN Air Buaya merespon terkait pemadaman listrik di Desa Pasir Putih, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Maluku.

Pihaknya memastikan masalah pemadaman listrik dapat kembali normal dalam minggu ini.

Hal itu disampaikan Kepala KP PLN Air Buaya, Vandy Damara saat dikonfirmasi berita-maluku.com, melalui panggilan whatsapp, Rabu (12/11/2025) malam.

“Kita usahakan dalam Minggu ini listrik sudah bisa kembali menyala. Apabila proses pekerjaan berjalan lancar tanpa ada kendala,” ungkap Vandy.

Dirinya menyebutkan, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan PT PLN Maluku-Maluku Utara di Ambon terkait proses perbaikan kabel yang putus.

“Sementara kita masih koordinasi dengan pihak PT PLN Maluku-Maluku Utara di Ambon,” singkatnya.

Dikatakan, mulai besok dia bersama Meneger PLN ULP Namlea bakal mendatangi lokasi tersebut untuk melihat langsung kondisi kabel yang terputus.

“Rencananya besok saya sama Meneger PLN ULP Namlea akan ke Desa Pasir Putih untuk ketemu langsung sama kepala desanya, sekaligus minta bantuan ke masyarakat. Kalau memang besok bisa langsung untuk kerja, maka kita akan perbaiki,” ujar Vandy.

Diberitakan sebelumnya, terjadi pemadaman listrik selama empat hari di Desa Pasir Putih, sehingga masyarakat menilai pelayanan PLN Air Buaya tidak maksimal.

“Kabel PLN penyebrangan ke Desa Pasir Putih putus, akibatnya listrik padam sudah empat hari,” ungkap salah satu warga, Muhammad Saiful Rania (30), kepada berita-maluku.com, Rabu (12/11/2025).

Dijelaskan, kejadian terputusnya kabel penyeberangan atau kabel induk menuju Desa Pasir Putih pada 9 November 2025 kemarin sekitar pukul 13.00 WIT.

Kemudian, hingga Rabu 12 November 2025 kabel tersebut belum juga diperbaiki. Sejauh ini belum ada tindakan dari pihak PLN ULP Air Buaya, meskipun kejadian tersebut sudah dilaporkan.

“Sepertinya tidak ada perhatian dari PLN Ranting Air Buaya, karena sampai saat ini tidak ada tanda-tanda mau diperbaiki. ‎Padahal pemerintah desa sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak PLN,” pungkasnya.(*)