BERITAMALUKU.COM,Namlea – Kabupaten Buru saat ini tengah disoroti berbagai macam masalah sosial, mulai dari aktivitas tambang emas ilegal gunung botak hingga judi sabung ayam.

Diketahui, aktivitas judi sabung ayam kini marak terjadi di beberapa lokasi di kabupaten berjuluk Bupolo, khususnya di Kecamatan Waeapo, Provinsi Maluku.

Terkait hal itu, Danramil 1506-04/Waeapo Kapten Infanteri Husen Malagapi menegaskan, akan menertibkan seluruh aktivitas judi sabung ayam di wilayahnya.

“Saya sudah bilang ke Babinsa dan Babinkamtibmas, kalau kedapatan ada aktivitas judi sabung ayam, tangkap samua pelaku dan proses hukum. Nanti saya akan sampaikan juga ke Kapolsek Waeapo,” tegas Kapten Husen kepada berita-maluku.com, Sabtu (29/11/2025).

Danramil juga menyebutkan, apabila aktivitas tersebut masih berlangsung, masyarakat setempat dan para perangkat desa segera membuat laporan ke pihak Polsek Waeapo.

“Soal masalah itu, saya juga sudah sampaikan ke Kades dan Babinsa, kalau masih ada langsung lapor ke Polsek biar langsung ditangkap,” ujarnya.

Selain itu, salah satu warga Desa Waenetat, Widodo mengungkapkan, judi sabung ayam di Dusun Air Mendidi, Desa Waenetat tak lagi beraktivitas.

Meski demikian, dia juga menyebutkan, ada sejumlah lokasi yang masih dijadikan sebagai tempat perjudian sabung ayam, namum lokasi tersebut tidak diungkapkan.

“Sabung ayam di Air Mendidi sudah selesai. Namun, ada sebagian kalangan yang masih aktif, bahkan tadi malam juga ada main,” ungkap Widodo.

Diberitakan, judi sabung ayam yang berlangsung di Desa Waenetat, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku, sudah tak lagi beraktivitas.

Lokasi yang disebutkan tanpa sepi, tidak ada aktivitas sedikit pun ketika kepala desa bersama Babinkamtibmas dan Babinsa setempat mendatangi tempat yang diduga dijadikan sebagai aktivitas judi sabung ayam tersebut.

“Setelah beritanya muncul, saya bersama Babinkamtibmas dan Baninsa Desa Waenetat langsung turun ke lokasi, ketika kita datang sama sekali tidak ada aktvitas di lokasi itu,” ungkap Kepala Desa Waenetat, Irwandi.(*)