Bangkai Kapal Kayu yang Tenggelam di Pelabuhan Laut Namlea Segera Dievakuasi

BERITAMALUKU.COM, Namlea – Proses evakuasi bangkai kapal kayu KMP. Ananda Aprian yang tenggelam di Pelabuhan Laut Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, segera dilakukan.

Proses tersebut akan berlangsung setelah seluruh muatan yang ada di dalam kapal berhasil di keluarkan.

Pasalnya, di dalam bangkai kapal itu masih dipenuhi dengan berbagai jenis muatan di dalamnya yang sudah terendam selama sebulan, sehingga memiliki daya angkut yang terbilang berat.

hali itu disampaikan Petugas Lalulintas Angkutan Laut dan Pelayanan Jasa Pelabuhan Laut Namlea, Abdul Rauf Tuanany kepada berita-maluku.com, Senin (27/5/2024).

“Proses evakuasi muatan masih dilakukan penyelam, dan sudah hampir selesai, 2-3 hariĀ  kedepan barulah dipersiapkan proses evakuasi kapalnya sesuai progresnya,”kata Tuanany.

Dirinya mengungkapkan, hingga kini pihak pelabuhan maupun pemilik kapal masih menunggu proses pengangkutan barang yang ada di dalam kapal tersebut.

“Yang evakuasi muatan itu penyelam, yang disewa dari pemilik barang maupun pihak kapal, dan dibantu awak kapal,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, kapal kayu Ananda Aprian asal Makkasar, mengalami kebocoran dan tenggelam di Pelabuhan Laut Namlea pada Senin (29/4/2024) lalu.

Sebanyak 7 ABK dan nakhoda kapal selamat dalam peristiwa itu, namun sejumlah barang tak bisa diselamatkan.

Di antaranya, kapur, beras, bata ringan dan jenis logistik lainnya.

Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil bisa mencapai ratusan juta rupiah.(*)

Komentar